PEMIKIRAN AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA BAGI TRANSFORMASIPENDIDIKAN KARAKTER KONTEMPORER

Penulis

  • Fahmi Idris UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Iswantir UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Al-Ghazali, Pendidikan Spiritual, Tazkiyatun Nafs, Taqarrub, Pendidikan Karakter, Transformasi Pendidikan Islam

Abstrak

Krisis spiritualitas dalam pendidikan Islam kontemporer telah mengakibatkan ketimpangan antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan spiritual-religius Al-Ghazali dan merumuskan relevansinya bagi transformasi pendidikan karakter di era modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, penelitian ini mengkaji karya-karya Al-Ghazali terutama Ihya Ulumuddin dan literatur sekunder terkait. Analisis data dilakukan melalui content analysis dengan teknik hermeneutika untuk memahami makna substantif pemikiran Al-Ghazali dalam konteks historis dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali membangun paradigma pendidikan berbasis spiritualitas dengan lima pilar utama: (1) tujuan pendidikan berorientasi taqarrub (mendekatkan diri kepada Allah) sebagai finalitas tertinggi; (2) kurikulum yang mengintegrasikan ilmu syariah, akhlak, dan tasawuf dengan pembedaan antara ilmu fardhu 'ain dan fardhu kifayah; (3) metode tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) melalui mujahadah, riyadhah, dan muraqabah; (4) guru sebagai murabbi yang berfungsi sebagai pembimbing spiritual, bukan sekadar pengajar; dan (5) konsep adab sebagai etos belajar yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan intelektual. Relevansi pemikiran Al-Ghazali terhadap pendidikan kontemporer meliputi: rekonstruksi tujuan pendidikan dari orientasi pragmatis- materialistik menuju orientasi spiritual-transendental, pengembangan kurikulum berbasis tazkiyah yang mengintegrasikan pembelajaran kognitif dengan pembinaan spiritual, revitalisasi peran guru sebagai murabbi dengan kompetensi spiritual dan moral, serta implementasi kultur adab dalam budaya sekolah. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka konseptual untuk pengembangan model pendidikan Islam berbasis spiritualitas yang dapat menjawab tantangan krisis karakter dan sekularisasi pendidikan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi kebijakan pengembangan kurikulum integratif, pelatihan guru berbasis kompetensi spiritual, dan desain program pembinaan siswa yang holistik

Diterbitkan

2025-12-21