ANALISIS PERGESERAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DARI ORDE LAMASAMPAI SEKARANG
Kata Kunci:
Kebijakan Pendidikan Islam, Analisis Historis, Moderasi BeragamaAbstrak
kebijakan pendidikan Islam di Indonesia, melacak trajektorinya melalui era Orde Lama (1945-1966), Orde Baru (1966-1998), dan Reformasi (1998-sekarang). Tujuan utamanya adalah untuk mengevaluasi bagaimana pergeseran sosio-politik ini secara kolektif membentuk landasan struktural, yuridis, dan ideologis yang menopang sistem pendidikan Islam kontemporer, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metodologi library research (studi pustaka). Data sekunder, termasuk regulasi pemerintah, dokumen kebijakan, dan literatur akademik yang relevan, dianalisis secara sistematis untuk memetakan pola, dampak, dan pergeseran fundamental dalam kebijakan pendidikan Islam lintas era, Temuan mengungkapkan bahwa fondasi pendidikan Islam kontemporer terbentuk dari tiga lapisan warisan yang berbeda. Pertama, periode Orde Lama ditandai oleh "negosiasi identitas", mewariskan fondasi sosiologis berupa peran sentral organisasi masyarakat (Ormas) dan dualisme kurikulum sebagai strategi bertahan hidup politis. Kedua, Orde Baru memprakarsai "integrasi transaksional" melalui standardisasi dan kontrol politik , memberikan pengakuan struktural-birokrasi kepada madrasah (via SKB 3 Menteri 1975 & UU No. 2/1989) namun memberlakukan dikotomi ilmu umum dan agama. Ketiga, era Reformasi memberikan "pengakuan yuridis-ideologis" penuh, terutama melalui UU Sisdiknas No. 20/2003 yang secara formal mengakui pesantren , dan memperkenalkan "Moderasi Beragama" sebagai orientasi ideologis baru untuk melawan radikalisme.


