STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM SILENJENG DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA DIGITALISASI (STUDI KASUS PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK)

Penulis

  • Sadria Idaman UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Bambang Trisno UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Fajriyani Arsya UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Alimir UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Era Digital, Pesantren, Pembinaan, MTS Darul Ulum Silenjeng

Abstrak

Perkembangan era digital menuntut pondok pesantren untuk beradaptasi dengan teknologi tanpa menghilangkan nilai-nilai keislaman. Pesantren Darul Ulum Silenjeng menghadapi tantangan keterbatasan sarana, kemampuan guru, dan akses informasi, namun juga memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam Akidah Akhlak, melalui strategi digital yang terarah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan jenis penelitian Deskritif Kualitatif dan pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah MTS Darul Ulum Silenjeng, Guru PAI dan orang tua santri santriwati MTS Darul Ulum Silenjeng. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan Pondok Pesantren Darul Ulum Silenjeng dalam menghadapi era digitalisasi dilakukan melalui pelatihan teknologi bagi guru, penyesuaian kurikulum, dan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Meskipun dihadapkan pada kendala seperti minimnya fasilitas teknologi dan rendahnya literasi digital guru, pesantren tetap berupaya memberikan solusi melalui program pelatihan dan pembinaan. Pesantren juga berperan penting dalam membimbing santri agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif tanpa mengabaikan nilai-nilai akidah dan akhlak Islami.

Diterbitkan

2025-12-21