MENJAGA IBU BUMI: MAKNA EKO-ESKATOLOGIS DALAM PEPATAH NEKA POKA PUAR, NEKA TAPA SATAR DALAM BUDAYA MANGGARAI

Penulis

  • Basilius Indrawahyu Hibur Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Klaudius Onsi Arman Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Paulus Bruno Babo Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Yanuarius Helan Dua Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Alflorus Bahal Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis

Kata Kunci:

Ibu Bumi, Eko-Eskatologi, Neka Poka Pua, Neka Tapa Satar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menafsirkan pepatah Manggarai Neka Poka Puar, Neka Tapa Satar dalam perspektif eko-eskatologi Kristen. Dengan metode kualitatif kepustakaan, penelitian menganalisis nilai etis dan spiritual pepatah tersebut serta relevansinya bagi pemulihan relasi manusia–alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pepatah ini mengandung prinsip keberlanjutan, larangan eksploitasi, serta tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan ciptaan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan ajaran eskatologis Kristen tentang keselamatan kosmis dan peran manusia sebagai penatalayan ciptaan. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pertama antara kearifan lokal Manggarai dan eko-eskatologi Kristen sebagai kerangka etis menghadapi krisis ekologis.

Diterbitkan

2026-05-21